![]() |
Daun pohon serut di alam |
1. Pruning semua daun dan ranting yang tidak dibutuhkan. Tujuannya untuk mengurangi penguapan. Percuma juga mempertahankan daun karena akan mengering dan rontok.
2. Cuci batang SERUT dengan air bersih. Sikat agar lumut dan kotoran yang menempel di batang hilang, pori-pori batangnya terbuka.
3. Rendam batang di air yg sudah dicampur dengan tumbukan bawang merah secukupnya selama 2 jam atau lebih. Fungsi bawang merah di sini sebagai zpt (zat pengatur tumbuh) untuk merangsang pertumbuhan akar.
4. Tanam batang SERUT pada media tanam. Siram sampai tempat terisi sempurna oleh media. Anda dapat menggunakan campuran antara tanah, sekam bakar, dan pupuk kandang. Atau bisa juga hanya menggunakan media pasir tanpa campuran. Sebetulnya bisa saja menggunakan media lain, utamanya bersifat porous dan bisa menjaga posisi batang agar tidak goyah.
5. Tunggu sampai air tidak menetes kemudian sungkup batang seluruhnya termasuk pot/polybag menggunakan plastik dan letakkan di tempat teduh.
Hal ini berfungsi untuk menjaga kelembaban sehingga batang SERUT tidak cepat kering jadi tunas lebih cepat bisa tumbuh. Gunakan plastik bening agar anda mudah memantau perkembangannya.
6. Tunggu seminggu-sebulan.akan tumbuh bintik-bintik putih seperti jamur pada batang serut. Biarkan saja karena di bintik itulah akan tumbuh bakalan tunas daun.
![]() |
Benjolan pada batang serut tanda calon akar |
8. Setelah daun mulai banyak dan cabangnya sudah mulai tua, sungkup boleh dibuka pada malam hari.
9. Tanda stek SERUT sudah tumbuh akar bisa dilihat dari batangnya. Jika cabang yang tumbuh sudah berwarna coklat dan pada cabangnya sudah tumbuh anak cabang bisa dipastikan bahwa pohon itu sudah tumbuh akar banyak.
Begitu ya. Semoga hasil diskusi cara stek pohon serut (streblus asper) di atas bisa membantu para pebonsai pemula dalam meminimalisir kegagalan mendapatkan bahan berkualitas.
Bahan bonsai serut (streblus asper) |